Creative Talk DKV IIB Darmajaya Hadirkan Senior Social Media Specialist Tokopedia

Creative Talk DKV IIB Darmajaya Hadirkan Senior Social Media Specialist Tokopedia

22
<
>

BANDARLAMPUNG – Target campaign dalam media sosial harus satu yaitu untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Hal ini disampaikan oleh Senior Social Media Specialist Tokopedia, Fernanda Gunsan dalam Webinar Creative Talk Program Studi Desain Komunikasi Visual (Prodi DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melalui zoom meeting, Rabu, (18/6/20). Ratusan peserta mengikuti webinar dengan topik berpikir kreatif di media sosial.

Fernanda Gunsan mengatakan dalam membuat konten di media sosial untuk gambar yang di posting harus sesuai goal. “Ada yang berupa informatif, promote, atau untuk ads,” ungkapnya.

Menurutnya, konten yang dapat memberikan reach tidak langsung ke customer. “Membuat konten untuk audien bukan untuk costumer karena nanti akan membuat penolakan secara cepat. Dalam memberikan keterangan pada postingan juga dapat menerapkan konsep AIDA (Attention, Interest, Desire, Action),” ujarnya.

Attention, lanjut dia, membuat mereka (follower) memerhatikan postingan. “Interest dengan menyebutkan keuntungan ataupun poin dari apa yang kita posting,” imbuhnya.

Desire dengan menambahkan perbandingan produk ataupun jasa yang sejenis. “Action merupakan tujuan atas postingan yang kita lakukan. Apakah postingan akan mendapatkan feedback dengan tindakan (action) membeli produk atau jasa,” tuturnya.

Nanda – biasa dia disapa – juga membagikan tips agar postingan instagram dan media sosial dapat menghasilkan pendapatan. “Saya dulu melakukan DM ke setiap orang untuk menawarkan postingan. Awalnya hanya memoto produk dan membuat keterangan tetapi banyak yang minta diposting sekarang hingga saya membuat google form dalam promosi produk,” bebernya.

Dalam membentuk personal brand, kata Nanda, juga dengan menunjukkan di postingan media sosial. “Saya posting bersama klien-klien. Tunjukin klien-klien kita dalam postingan di akun. Hal ini membentuk personal branding dan tunjukkan bagaimana kita bekerja,” jelasnya.

Nanda menambahkan untuk menjual produk, jasa ataupun karya dengan memanfaatkan semua media sosial. “Kalau kita jual karya, tidak hanya di IG saja tetapi tiktok, linkedin dan berkolaborasi lah untuk menjual produknya. Dan yang paling penting fokus satu tujuannya jangan banyak tujuan,” tegasnya.

Sementara, Ketua Prodi DKV IIB Darmajaya, Abdi Darmawan, S.Kom., M.T.I., mengatakan webinar kedua ini berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah peserta juga semakin meningkat dari yang pertama. Kita berharap milenial di Lampung juga semakin tertarik untuk belajar Desain Komunikasi Visual karena prospek kerja yang tinggi saat ini,” ungkapnya.

IIB Darmajaya membuka kesempatan kepada milenial di Lampung dan Indonesia yang ingin mendalami DKV dapat bergabung. “Daftar sekarang juga melalui laman pmb.darmajaya.ac.id untuk menjadi lulusan DKV di kampus terbaik di Lampung dan Sumbagsel,” tutupnya. (**)

13 + fifteen =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × four =