Dari Kuliah Technopreneur, Mahasiswa TI Ini Garap Sanak Farm Jadi Pemenang DSC 2021

Dari Kuliah Technopreneur, Mahasiswa TI Ini Garap Sanak Farm Jadi Pemenang DSC 2021

123
<
>

BANDAR LAMPUNG – Sanak Farm menjadi salah satu startup pemenang Darmajaya Startup Competition (DSC) 2021 yang berasal dari ide bisnis perkuliahan Technopreneur.

Hal ini disampaikan CEO Sanak Farm, Danu Wahyudi pada Jumat, (5/3/2021). Mahasiswa Teknik Informatika Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya ini membuat Sanak Farm karena keisengannya untuk turut serta dalam DSC 2021.

“Sanak Farm ini startup yang bergerak di bidang digital juga bisa disebut jasa layanan. Sanak Farm memiliki produk yang berbentuk website dan juga mobile app, yang sering kita sebut marketplace,” ucapnya.

Menurutnya, startup ini mulai dibangun dari awal sehingga sampai saat ini masih mengembangkan platform websitenya terlebih dahulu. “Kami juga masih mengumpulkan data-data customer,” tuturnya.

Meskipun belum melakukan promosi dikarenakan platform Sanak Farm sedang dalam proses pengerjaan. Danu –biasa dia disapa – memastikan dalam waktu dekat platform Sanak Farm akan dilaunching segera.

Sanak Farm, kata Danu, akan menjadi marketplace pertanian, untuk jual beli produk hasil pertanian. “Nanti untuk pengembangannya kita akan memasukkan produk farming lainnya, tapi kita lihat dulu progres yang dari pertanian,” ujarnya.

Danu juga belum akan menggunakan dana bantuan sebesar Rp10 juta yang diterimanya sebagai pemenang DSC 2021. “Saat ini belum dibutuhkan ketika nanti akan saya gunakan untuk Sanak Farm,” kata dia.

Untuk diketahui, sepuluh pemenang DSC 2021 yakni Seven Clean dibidang jasa (M. Rizki Ramadhan), Freelance’sia dibidang digital (Estontio Alfino), Noona Kimchi dibidang food (Sherli Trisnawati), Pesan Menu dibidang digital (Ahmad Jefri Andika), Sanak Farm dibidang digital (Danu Wahyudi), dan Yolo Game Studio dibidang digital (Winarto).

Kemudian, Servisinaja.id dibidang digital (Annisa Nur Fania), MaemMie dibidang food (Muhammad Aldo Ramadhan), Jahit.Ind dibidang digital (Lidya Intan Permatasari), dan Language.id dibidang digital (Putri Almeyda). (**)

3 × two =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − seven =