Dosen IIB Darmajaya Jadi Pembicara Pelatihan UMKM BRI – Pemkab Tanggamus

Dosen IIB Darmajaya Jadi Pembicara Pelatihan UMKM BRI – Pemkab Tanggamus

<
>

TANGGAMUS – Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menjadi pembicara dalam “Pelatihan 10.000 UMKM” yang diselenggarakan Bank BRI bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanggamus di Gisting, Tanggamus, Selasa, 12 November 2019.

Dr. Anggalia Wibasuri, S.Kom., M.M. menyampaikan materi entrepreneurships selama 90 menit. Doktor Ilmu Manajemen Universitas Lampung ini menjelaskan tantangan dan potensi sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

“Jumlah penduduk Indonesia dengan usia 15 tahun ke atas kini mencapai kurang lebih 171,7 juta jiwa dengan 117,3 juta angkatan kerja. Berdasarkan data tahun 2014 terdapat 6,5 persen atau 7,7 juta jiwa menjadi pengangguran,” ungkapnya.

Persaingan SDM Indonesia dengan negara di Asia Tenggara sangat jauh. “Human Development Index Indonesia berperingkat 121 dari 187 negara. Global Competitiveness Report tahun 2011-2012 Indonesia menempati peringkat 46 dari 142 negara dengan Singapura (2), Malaysia (21), dan Thailand (39). Sangat jauh dari negara tetangga,” kata dia.

Anggalia menerangkan terdapat 1.198.000 lulusan sarjana yang menganggur tahun 2009. “Mengapa harus entrepreneur? Berdasarkan hasil survei kewirausahaan yang dilakukan oleh Bank Dunia tahun 2008, Indonesia hanya memiliki 1,56 persen atau 4.604.187 entrepreneur dari 242 juta jiwa penduduk Indonesia,” tuturnya.

Sementara, Malaysia memiliki 1.154.366 entrepreneur atau 4 persen dari 28 juta jiwa penduduknya, dan Thailand memiliki 4,1 persen entrepreneur atau 2,8 juta dari 69 juta jiwa penduduk, “Singapura menjadi penghasil entrepreneur terbesar di Asia Tenggara yakni 7,2 persen atau 371 ribu jiwa entrepreneur dari 5,3 juta jiwa penduduknya,” bebernya.

Dosen Manajemen ini juga menjelaskan tujuh hal yang perlu diperhatikan ketika memasuki dunia bisnis. “Pertama, produk yang dipasarkan seberapa besar dibutuhkan oleh pasar. Kemudian, berkelanjutan tidak kebutuhan produk tersebut dihasilkan. Lalu, mengapa pasar tidak membeli produk atau jasa Anda,” ujarnya.

Bagaimana pelanggan mengetahui prospek produk Anda dan gunakan TIME (Timing, Intuition, Momentum, dan Effort). “Selalu lakukan riset pasar yang akurat dan amatilah perubahan yang terjadi (trend, gaya hidup, pesaing baru dan lainnya),” ucapnya.

Wakil Rektor IV IIB Darmajaya, Prof. Dr. Ir. RA Bustomi Rosadi, M.S., mengatakan dosen sebagai akademisi di kampus melakukan tugas pengajaran kepada mahasiswa. “Sementara untuk di luar, dosen menjalani Tridharma Perguruan Tinggi dengan mentransfer ilmunya kepada masyarakat. Menjadi pembicara dalam sebuah seminar dan kepelatihan juga bagian dari melakukan upaya pencerdasan dalam keilmuan yang dimilikinya,” ungkapnya.

Hal ini juga menjadi pengakuan kepada dosen IIB Darmajaya dalam keilmuannya sebagai akademisi. “Untuk dosen yang lain juga diharapkan bisa membaktikan diri di lingkungan sekitar dengan pemerintah daerah baik di tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten maupun tingkat nasional,” tutupnya. (**)

five × 4 =

*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × two =