DTS VSGA Gelombang 5 BPPTIK Kemenkominfo RI 2024: Pengajar Terbanyak Dosen IIB Darmajaya

DTS VSGA Gelombang 5 BPPTIK Kemenkominfo RI 2024: Pengajar Terbanyak Dosen IIB Darmajaya

WhatsApp Image 2024-05-26 at 10.56.53
<
>

BANDARLAMPUNG Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengajar dalam Digital Talent ScholarshipVocational School Graduate Academy (DTS VSGA) Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) 2024 yang digelar secara daring pada 20 Mei – 3 Juni 2024.

Adapun terdapat 12 dosen yang terbagi dalam 5 skema. Yaitu Egi Safitri, S.Mat., M.Si. (Prodi Sains Data) dan Riko Herwanto, S.Kom., M.T.I. (Prodi Teknik Informatika) skema Associate Data Scientist; Meiliza, S.Kom., M.T.I. (Prodi Pendidikan Teknologi Informasi) dan Muhammad Fauzan Azima, S.Kom., M.T.I. (Prodi Teknik Informatika) skema Junior Graphic Designer.

Kemudian, Sulyono, S.Kom., M.T.I. (Prodi Teknik Informatika), Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng. (Prodi Sistem Komputer), Hariyanto Wibowo, S.Kom., M.T.I. (Prodi Teknik Informatika), dan Nursiyanto, S.Kom., M.T.I. (Prodi Sistem Informasi) skema Junior Network Administrator. Lalu, Halimah, S.Kom., M.T.I. (Prodi Sistem Informasi) dan Lia Rosmalia, S.T., M.Kom. (Prodi Sistem Komputer) skema Operator Komputer Madya. Terakhir, Dika Tondo Widakdo, S.Kom., M.T.I. dan Muhammad Redintan Justin, S.Ds., M.Ds. (Prodi Desain Komunikasi Visual) skema Video Editor.

Ketua Pelaksana DTS VSGA Gelombang 5, Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom., mengatakan DTS VSGA gelombang lima terdapat 20 pengajar yang terbagi dalam beberapa kelas. “Pengajar terbanyak dari IIB Darmajaya sebanyak 20 dosen. Ada dari BPPTIK sebanyak enam pengajar dan dari Universitas Islam 45 Bekasi serta Universitas Indraprasta PGRI,” ungkapnya.

Dr. Said –biasa dia disapa – menerangkan setiap pengajar yang telah lulus sertifikasi oleh BPPTIK Kemenkominfo RI 2024 sebelumnya juga telah mengikuti DTS VSGA. “Semoga di Lampung semakin banyak pengajarnya untuk memberikan literasi digital,” tuturnya. (**)