Gencarkan Publikasi Karya Ilmiah, Ratusan Mahasiswa Manajemen IIB Darmajaya Ikuti Kolokium

Gencarkan Publikasi Karya Ilmiah, Ratusan Mahasiswa Manajemen IIB Darmajaya Ikuti Kolokium

<
>

BANDARLAMPUNG – Ratusan mahasiswa Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengikuti kolokium dengan menghadirkan empat reviewer.

Keempatnya adalah Aida Sari, S.E., M.Si., Dr. Ribhan, S.E., M.Si., Igo Febrianto, S.E., M.Sc., dan Prakarsa Panji Negara, S.E., M.M. Peserta kolokium berjumlah 428 mahasiswa terbagi dalam 168 mahasiswa konsentrasi pemasaran, 166 mahasiswa konsentrasi sumber daya manusia, dan 84 mahasiswa konsentrasi keuangan serta 10 mahasiswa kelas internasional.

Ketua Pelaksana Kolokium, Stefanus Rumangkit, S.E., M.Sc., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa serta menambah wawasan bagi mahasiswa dalam melakukan sebuah riset bisnis. “Selain itu, tujuan dari kegiatan ini untuk membangun kultur akademik berbasis riset di lingkungan kampus,” ucapnya.

Sekretaris Prodi Manajemen ini menerangkan bahwa output dalam kegiatan ini adalah proceding karya ilmiah mahasiswa. “Nanti akan menghasilkan karya ilmiah yang akan terpublish,” tuturnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) IIB Darmajaya, Dr. Faurani I Santi Singagerda, S.E., M.M., mengatakan kegiatan kolokium ini juga untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa agar dalam mengutip dan menyadur jurnal sesuai dengan ketentuan. “Adik-adik mahasiswa dapat mempelajari cara menulis jurnal yang baik untuk proceedingnya. Nantinya karya ilmiah tersebut juga dapat dilihat oleh semua kalangan di internet,” ungkapnya.

Publikasi karya ilmiah mahasiswa merupakan aturan yang telah diterapkan lama oleh Kementerian. “Saat ini kembali diterapkan untuk mahasiswa se Indonesia dalam menciptakan karya-karya ilmiah yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara, Wakil Rektor I IIB Darmajaya, Dr. RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., mengatakan persaingan negara saat ini sangat dahsyat di luar sana. “Tidak hanya antara negara. Perusahaan akan menjadi kelas dunia bila memiliki teknologi kelas dunia. Bila sumberdaya yang dimiliki kelas dunia. Yang ketiga sistem informasi kelas dunia. Dimana Anda tahu apa keinginan pelanggan dan mendeliverynya,” ungkapnya.

Doktor lulusan Jepang ini juga mencontohkan merk produk telepon seluler yang tidak mengikuti keinginan pasar menjadi tenggelam dan tidak berproduksi. “Kolokium ini digelar agar mahasiswa dapat menghasilkan banyak publikasi yang dapat dimuat dalam jurnal bereputasi. Indonesia banyak memiliki manusia kelas dunia dan mahasiswa-mahasiswa Darmajaya juga dapat mengikuti pendahulu seperti Soekarno, Soeharto dan BJ Habibie dan lainnya dengan penelitian yang dihasilkan,” tandasnya. (**)

five − 4 =

*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven − three =