Inkubitek Sharing seasion ke IV : “Mulailah Dengan Mimpi dan Target Yang Detail dan Terperinci”

Inkubitek Sharing seasion ke IV : “Mulailah Dengan Mimpi dan Target Yang Detail dan Terperinci”

<
>

Bandarlampung – Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Darmajaya gelar kegiatan sharing seasion ke IV di Grow + Coworking lantai 3 Gedung DSC. Diikuti kurang lebih 35 mahasiswa dari berbagai fakultas, acara ini menghadirkan pembicara Ahmad Iqbal Syarif selaku owner Grany’s Nest, Ayam Nyelekit dan Co. Founder Sambel Alu, Rabu (04/04).

Bercerita tentang pengalaman pribadinya membangun bisnis kuliner di Bandarlampung, Iqbal sapaan akrabnya pernah mencoba berbagai macam bisnis dari laundry, jualan pakaian wanita, hingga menjual berbagai macam barang buatan China.

“Kamu ingin menjadi seorang wirausaha atau nama bekennya pebisnis, mulailah dari sekarang membuat rincian “Big Dream” apa yang ingin kamu buat, dari segi target yang ingin kamu capai, tempat, hingga hal terkecil seperti tanggal launching/pemasaran harus detail di rinci dan kamu tempel ditempat yang selalu terlihat oleh kamu,” papar Iqbal

Contohnya saja kamu ingin memulai bisnis cake banana, maka kamu sudah harus terperinci membuat dari nama brandnya, kapan launchingnya, income yang ingin kamu dapat selama 6 bulan pertama hingga 1 tahun, hingga tahapan-tahapan yang harus kamu lalui untuk bisa mewujudkan semua mimpi-mimpimu.

“Kalau kamu pilih menjadi wirausaha, jangan mudah baper. Karena setiap usaha itu gak ada yang range nya naik terus, pasti ada kalanya turun. Seperti saya ketika awal membuka Grany’s Nest sangat ramai dan melebihi target yang saya buat, tapi semakin banyaknya cafe-cafe yang lebih bagus cafe saya ada penurunan omset, tapi saya gak baper dan saya mencoba untuk berinovasi lagi hingga membuka Ayam Nyelekit dan Founder Sambel Alu,” paparnya

Lelaki yang pernah mengecam pendidikan di Yogyakarta ini juga memaparkan, untuk menjadi wirausaha tidak perlu dengan modal yang besar yang penting kreativitas dan keuletan, kita juga harus bisa bertahan ketika pesaing-pesaing kita bermunculan.

“Modal itu nomor sekian yang penting kreativitas dan keuletan, seperti saya dipercaya untuk membuat usaha restoran dari pihak ketiga, kenapa saya mendapatkan itu? karena mereka melihat konsep usaha, keuletan dan kegigihan kita dalam mencapai target,” imbuh Iqbal

Iqbal juga menambahkan mengerjakan sesuatu jangan di tunda-tunda, bila kerjaan bisa dilaksanakan sebelum tanggal yang di planningkan kenapa tidak. Dan jangan lupa selain usaha, yang utama tetap meminta bantuan dari Tuhan Yang Maha Esa serta restu dari orang tua, karena untuk menjadi ide dan kreatifan itu datangnya dari yang di Atas.

“Buat big dream sudah, melaksanakan langkah-langkah yang ditargetkan sudah, jangan lupa kita juga selalu berdo’a kepada Tuhan yang Maha Esa agar di permudahkan semua usahanya,” kata Iqbal.(*)