Mahasiswi Rancang Sistem Informasi Sewa Peralatan Pernikahan Berbasis Web

Mahasiswi Rancang Sistem Informasi Sewa Peralatan Pernikahan Berbasis Web

<
>

Bandar Lampung –Bidang usaha penyewaan peralatan pernikahan adalah industri yang cukup berkembang saat ini. Untuk memudahkan konsumen mendapatkan informasi tentang Wedding Organizer, Julia Bethari Wijayanti berinisiatif merancang sistem informasi penyewaan peralatan pernikahan berbasis website.

Penelitian ini dilakukan sebagai tugas skripsinya di jurusan Sistem Informasi Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya. Aplikasi yang telah dicoba terapkan di Rias Henna Lampung ini juga dapat dikembangkan untuk Wedding Organizerlainnya.

“Sistem informasi penyewaan peralatan pernikahan dibangun berbasis web dengan menggunakan metodologi UML (Unified Modeling Language). Sehingga sistem ini memudahkan pelanggan dalam mencari informasi produk, memesan produk, dan melakukan pembayaran via online,” ujar Julia.

Gadis kelahiran 21 Desember 1994 ini menerangkan, halaman utama pada sistem tersebut memuat menu home, profil, paket, pesanan, kontak, petunjuk dan syarat pemesanan serta komentar.

“Aplikasi ini memiliki kelebihan yakni memiliki fitur katalog yang menjelaskan secara detail tentang produk, terdapat fasilitas pembuatan laporan yang dapat disajikan setiap saat, dan mempunyai jangkauan promosi yang luas melalui jaringan internet,” paparnya.

Dara berusia 23 tahun ini melanjutkan, untuk menggunakan fasilitas laporan, admin terlebih dahulu melakukan login dengan mengisi username dan password. Form laporan yang disediakan diantaranya form laporan pemesanan, operasional, pembayaran, dan lainnya dapat disesuaikan kebutuhan unit usaha.

Menanggapi penelitian ini, Sekretaris Jurusan Sistem Informasi Darmajaya, Indera, SKom., MTI mengapresiasi para mahasiswa yang aktif dan kreatif dalam melakukan penelitian.

Menurutnya, sistem informasi penyewaan peralatan pernikahan berbasis website rancangan Julia ini menjadi media promosi sekaligus fasilitas pemesanan. Aplikasi tersebut memiliki fasilitas yang mudah digunakandan fitur katalog yang menjelaskan produk secara detail.

“Website ini dapat dikembangkan lagi seperti penambahan sub pembayaran uang down payment (Dp) dan pelunasan sesuai kebutuhan unit usaha. Sistem ini juga sebaiknya diberikan fitur chating sehingga membantu meningkatkan promosi kepada para pelanggan,” tuturnya.

Diungkapnya, Darmajaya membuka ruang bagi stakeholder dari instansi pemerintah maupun industri, apalabila tertarik mengembangkan dan penerapkan hasil penelitian dari para dosen serta mahasiswa, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. (*)

Apakah berita ini menarik?