Penghalang Karya UKM DCFC Menang Film Terfavorit

Penghalang Karya UKM DCFC Menang Film Terfavorit

<
>

Bandar Lampung – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Darmajaya Computer and Film Club (DCFC) Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya kembali menorehkan prestasi membanggakan.Melalui film berjudul Penghalang, UKM DCFC berhasil memenangkan kategori Film Terfavorit pada Festival Film Islami Lampung Award 2017 di Lampung Walk, Minggu (11/06).

Penganugrahan dari kompetisi film nasional yang digelar UKM Rumah KPI UIN Raden Intan Lampung ini turut dihadiri Bupati Lampung Tengah, DR. Ir. Mustafa. Diikuti 51 karya film peserta dari Lampung dan luar Provinsi Lampung, terdapat 7 katagori yang diperebutkan. Diantaranya, film terbaik umum, terbaik Lampung, terbaik pelajar, film terfavorit, terbaik KPI, sutradara terbaik, dan ide cerita terbaik.

Sutradara film Penghalang, Maya Erleida menuturkan, film ini mengisahkan tentang mahasiswi bernama Karin yang berpenampilan modis dan fashionable. Karin kadang memandangsebelah mata temannya yang berhijab namun tidak sesuai dengan akhlaknya.

Suatu hari, Karin membaca selembaran kerta yang diperolehnya. Surat Al-A’raf ayat 26 pada selembaran itu menyadarkannya, bahwa hijab bukan tentang sudah baik atau belum akhlak seorang wanita, melainkan tentang perintah dari Allah untuk menutup aurat. Hal itu mengetuk hatinya, dan membuat Karin mau berhijab.

“Alhamdulillah senang dan bangga, UKM DCFC bisa kembali mengukir prestasi melalui film Penghalang. Mudah-mudahan prestasi ini memotivasi kami untuk terus berkarya untuk menghasilkan film berkualitas,” ujar mahasiswi semester II jurusan Sistem Informasi ini.

Film yang penulis skenarionya Andrianto ini, memakan waktu pembuatan sekitar 3 minggu. Dengan lokasi syuting di Kampus Darmajaya, dan sekitar Rajabasa, Bandar Lampung.

“Film ini diberi judul Penghalang karena menceritakan tentang hijab. Kata hijab berasal dari bahasa Arab yang berarti penghalang. Mudah-mudahan melalui film ini, kami dapat menyampaikan dakwah yang mengajak muslimah untuk menutup aurat. Karena hijab bukan penghalang untuk beraktifitas, dan berkarya. Insyallah hijab menghalangi atau menjauhi kita dari perbuatan maksiat,”tutur Maya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswa, Muprihan Thaib, S.Sos., MM mengutarakan kebanggaannya kepada UKM DCFC atas prestasi tersebut.

Diungkapnya, Mei lalu, film Progress UKM DCFC menjadi juara I Festival Film Pendek Kepolisian Daerah (Polda) Lampung.Tak hanyasecara aktif mengkampanyekan untuk menjauhi narkoba, UKM DCFC juga berdakwahdengan menyelipkan nilai agama melalui karya film.

“Tak hanya kerap kali menjuarai festival film, UKM DCFC Darmajaya juga mampu secara rutin setiap tahun menggelar Festival Film Indie Lampung tingkat nasional. Mudah-mudahan UKM DCFC bisa ikut berkontribusi dalam memajukan perfilman Indonesia khususnya di Lampung,” harapnya.(*)

Apakah berita ini menarik?