Sebanyak 18 Mahasiswa Ilmu Komputer IIB Darmajaya Lolos Program Bangkit Kemendikbud RI

Sebanyak 18 Mahasiswa Ilmu Komputer IIB Darmajaya Lolos Program Bangkit Kemendikbud RI

4
<
>

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 18 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya lolos dalam Program Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) 2021 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Zaidir Jamal, S.T., M.Eng., mengatakan mahasiswa yang lolos untuk mengikuti Program Bangkit akan belajar selama 18 minggu bersama Google, Gojek, Tokopedia, dan Traveloka mulai Februari 2021 ini. Ke-18 mahasiswa itu terdiri dari 8 mahasiswa Prodi Sistem Informasi, mahasiswa Prodi Teknik Informatika (9) dan mahasiswa Prodi Sistem Komputer (1).

Program Bangkit merupakan pendidikan yang ditujukan kepada mahasiswa untuk mempelajari dasar-dasar machine learning, pemograman android, dan cloud computing.

“Mahasiswa yang lolos dapat mengimplementasikan keilmuannya sesuai dengan peminatannya melalui proyek-proyek di Program Bangkit. Sehingga menjadi contoh implementasi kegiatan pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ungkapnya.

Sementara, Ketua Prodi Teknik Informatika IIB Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng., membenarkan 18 mahasiswanya lolos dalam Program Bangkit Ditjen Dikti Kemendikbud RI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Bangkit atas tiga program yang dilaksanakan pada tahun ini. Program Bangkit ini memberikan kesempatan yang sangat besar bagi mahasiswa Prodi Teknik Informatika dalam mengikuti kurikulum dari program Bangkit,” ungkapnya.

Ia berharap sembilan mahasiswa Prodi TI dapat mengikuti program yang telah mereka pilih dengan sebaik-baiknya, membuat project yang sangat baik bersama dosen pembimbing. Sehingga output dari project tersebut bisa bermanfaat bagi khalayak luas.

“Selain itu, program bangkit ini dapat memberikan persiapan bagi mahasiswa dalam memiliki skill seperti praktisi di bidangnya, karena program bangkit sendiri memiliki para pengajar dari dunia praktisi dan ternama. Seperti Google, Tokopedia, Gojek, Traveloka dan lain sebagainya.

Terpisah, Ketua Prodi Sistem Informasi Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I., mengatakan harapannya kepada mahasiswa Prodi Sistem Informasi yang lolos dalam Program Bangkit dapat mengembangkan keilmuannya.

“Mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, mahasiswa dapat meningkatkan teknologi dalam menghadapi tantangan ekonomi global, dan mendorong mahasiswa bersaing dengan masyarakat global yang hampir tidak ada batasan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Sistem Komputer, Nurfiana, S.Kom., M.T.I., mengatakan ini adalah pertama kali keikutsertaan mahasiswa Prodi SK dalam Program Bangkit dan lolos pada program Mobile Development.

“Kami berharap dengan keikutsertaan mahasiswa akan memberikan pengalaman belajar di luar kampus sebagai salah satu implementasi kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan mendapat keterampilan untuk memulai karir sebagai seorang Professional Android Developer,” ucapnya. (**)

19 − 7 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × one =