Seminar Quality Assurance IBI Darmajaya

Seminar Quality Assurance IBI Darmajaya

Lampung. Dalam rangka persiapan audit internal Sistem Manajemen Mutu di lingkungan Informatics and Business Insitute (IBI) Darmajaya, Quality Assurance Centre (QAC) IBI Darmajaya sabtu (31/10) kemarin menggelar seminar Quality Awareness. Acara yang mengundang seluruh karyawan dan dosen IBI Darmajaya tersebut dipusatkan di aula gedung G kampus setempat. Hadir dalam kegiatan itu Rektor IBI Darmajaya, DR (can) Andi Desfiandi, SE, MA, Wakil Rektor I, RZ Abdul Aziz, ST, MT, dan Wakil Rektor III, Sriyanto, S.Kom. MM.  Pembicara luar yang hadir adalah Prof Bustomi  dari Universitas Lampung yang membawakan makalah Sistem Manajemen Mutu Perguruan Tinggi (SMM-PT).

Pembicara lainnya yang mengisi kegiatan seminar  itu adalah Wakil Rektor  I IBI Darmajaya , RZ Abdul Aziz, ST, MT yang membawakan makalah Implementasi Kebijakan Penjaminan Mutu di IBI Darmajaya dan  Kepala Quality Assurance Centre (QAC) IBI Darmajaya, Citra Ferdyan, A.I.J, S.T. yang membawakan makalah Pengembangan dan Audit SMM-PT Berbasis ISO9001:2008

“Penjaminan mutu pendidikan tinggi di perguruan tinggi adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stake holders (mahasiswa, orangtua, dunia kerja, pemerintah, dosen, tenaga penunjang, serta pihak lain yang berkepentingan) memperoleh kepuasan,” papar  Prof. Bustomi dihadapan seluruh peserta seminar.

Lebih jauh disebutkannya bahwa tujuan penjaminan mutu pendidikan adalah memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan (continuous improvement), yang dijalankan oleh suatu perguruan tinggi secara internal untuk mewujudkan visi dan misinya, serta memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.

Menurut Citra, kegiatan seminar ini dimaksudkan sebagai refreshment sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh karyawan dan dosen IBI Darmajaya akan pentingnya menjaga mutu layanan bagi seluruh stakeholder.  Citra juga menyampaikan bahwa standar mutu bersifat dinamis, artinya sesuatu yang di masa sebelumnya dianggap bermutu baik belum tentu saat ini dianggap mencukupi. Saat ini tuntutan mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat terhadap institusi pendidikan menjadi semakin tinggi, baik dari segi fasilitas, layanan, maupun sumber daya pendukung lainnya. Oleh karena itu kesadaran terhadap mutu perlu terus ditingkatkan.(**)

10 − 6 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =