Siap Kembangkan Potensi Lamteng 410 Mahasiswa PKPM Darmajaya Ikut Pembekalan

Siap Kembangkan Potensi Lamteng 410 Mahasiswa PKPM Darmajaya Ikut Pembekalan

<
>

Bandar Lampung –Siap mengembangkan potensi desa di Kabupaten Lampung Tengah, sebanyak 410 mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya mengikuti pembekalan Praktek Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) di Aula Pascasarjana Kampus Darmajaya, Kamis (13/07).

Pembekalan diisi dengan tiga materi yakni etika dalam masyarakat dan potensi ekonomi desa yang disampaikan Aswin, SE.,MM, serta teknik pelaporan PKPM yang disampaikan M. Rafiq,SE.,MSi, dan Delli Maria, SE., MSc.

Saat menyampaikan materi, Aswin menuturkan, program PKPM memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk belajar berinteraksi, bersosialisasi dengan masyarakat sekaligus menjalankan sejumlah program kegiatan untuk mengembangkan potensi desa.

“Kehadiran mahasiswa PKPM di desa diharapkan dapat mentranfer ilmu yang dimilikinya dari perkuliahan kepada masyarakat desa. Selain itu juga memotivasi dan menggerakkan masyarakat untuk lebih mengembangkan potensi yang dimiliki desa,” ujarnya.

Tambahnya, mahasiswa harus mampu menganalisa dan mengoptimalkan potensi-potensi yang dimiliki desa baik sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) menjadi produk barang atau jasa bernilai ekonomi yang lebih tinggi dan bisa dipasarkan secara luas.

“Pengelolaan potensi desa yang optimal dapat berdampak positif diantaranya menciptakan usaha-usah baru, menyerap tenaga kerja, menambah pendapatan asli daerah, dan meningkatkan indeks perekonomian daerah,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKPM, Dedi Putra, SE., MS.Ak mengatakan, mahasiswa PKPM akan menjalani PKPM selama sebulan mulai 1-30 Agustus 2017. Tersebar di 59 desa di 12 kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah. Diantaranya, KecamatanBumi Ratu Nuban, Trimurjo, Punggur, Kota Gajah, Seputih Mataram, Seputih Raman, Way Seputih, Seputih Banyak, Rumbia, Putra Rumbia, Seputih Surabaya, dan Bandar Surabaya.

Dedi mengungkapkan, selain diberi pembekalan, mahasiswa juga diberikan pelatihan sebelum melaksanakan PKPM yang dilaksanakan pada 27-28 Juli 2017. Materi pelatihan yakni pengenalan aplikasi Sistem informasi dan layanan administrasi kampung (SiKam) Lamteng dan Web Sikam yang disampaikan David Kurniawan,SKom.,CCNA dan Firdaus Chaniago,SKom.

Materi model Bisnis disampaikan dosen Darmajaya, Aswin.,SE.,MM dan M. Rafiq.,SE.,MSi. Materi Video Editing diberikan Slamet Soni HW.,S.Kom serta Anggaran/Akuntansi Desa disampaikan Jaka Darmawan.,SE.,Ak.,M.Ak.,CA.,CPAi, dan Nolita YS.,SE.,MS. Akt.,CA.

Lanjutnya, pembekalan dan pelatihan mahasiswa PKPM bertujuan membekali ilmu pengetahuan, dan menambah skill mahasiswa menghadapi PKPM. Sehingga sesampainya di desa, mahasiswa telah mengetahui program apa yang akan dilaksanakan.

“Semoga output dari program ini dapat membuat desa lokasi PKPM menjadi lebih berkembang baik dibidang teknologi informasi maupun dibidang ekonomi bisnis. Sehingga dapat meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa,” tandasnya.(*)

Apakah berita ini menarik?