SIGAP, Solusi Informasi Pemadaman Listrik

BANDARLAMPUNG – Kreativitas dalam menciptakan karya baru terus dilakukan mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya. Seperti yang dilakukan Fitra Luthfie Averroes, mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini berhasil membangun sistem informasi gangguan PLN (SIGAP) yang mampu memberikan informasi jadwal pemadaman listrik.

Tak hanya mampu memberikan informasi mengenai jadwal pemadaman listrik yang akan terjadi, SIGAP juga dapat menginformasikan gangguan listrik yang sedang terjadi. Program berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) ini dapat diakses melalui jaringan internet, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan informasi jadwal pemadaman dan dapat menghemat waktu dan biaya.

“Sistem informasi yang dikembangkan dari program ini, yakni informasi jadwal pemadaman berdasarkan wilayah, informasi realtime saat terjadi pemadaman, baik pemadaman terencana ataupun tidak terencana. Dengan ini masyarakat dapat mengantisipasi jika pemadaman listrik akan terjadi”ungkap Fitra, kemarin.
Dia menambahkan pada sistem informasi ini terdapat histori data mengenai gangguan atau pemadaman listrik. Data tersebut berperan sebagai arsip yang nantinya dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penanganan gangguan atau pemadaman listrik yang terjadi. Untuk itu
SIGAP dapat memberikan kemudahan dalam pencarian informasi tanggal dan waktu pemadaman.

“Informasi ditunjukkan dengan beragam warna, tergantung kondisinya. Warna merah, lanjut Fitra menunjukan kondisi gangguan, untuk warna kuning indikasi pemadaman, sementara warna biru merupakan kondisi belum terjadi pemadaman. Selain itu juga terdapat running text yang menginformasikan tentang pemadaman.”jelasnya.

Diakui mahasiswa kelahiran Salatiga 26 tahun silam ini, membangun SIGAP tak terlepas dari banyaknya keluhan pelanggan atas minimnya informasi pemadaman listrik, khususnya di Provinsi Lampung. Selama ini informasi pemadaman hanya diberikan melalui media cetak atau radio dan sering kali tidak diketahui masyarakat.

“Diharapkan SIGAP bisa menjadi solusi permasalahan tersebut. Karena selain dapat menginformasikan kondisi realtime, pengguna dapat melihat informasi tentang jadwal pemadaman yang akan terjadi. Selain itu juga memberikan informasi mengenai jalur tegangan listrik dan daerah mana saja yang termasuk jalur distribusi listrik” tandasnya.

Sementara itu, Rektor IBI Darmajaya, Dr. Andi Desfiandi, SE.MA., mengatakan kreativitas mahasiswa dapat diimplementasikan di segala bidang. Dengan meningkatkan kepekaan terhadap sekeliling, mahasiswa diharapkan dapat manghsilkan penelitian dan produk terbaru yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Penelitian baik di kalangan dosen maupun mahasiswa menjadi salah satu implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi disamping pengajaran. Karenanya IBI Darmajaya mendorong kepada mahasiswa untuk senantiasa aktif melakukan penelitian.” Pungkasnya.  (*)

thirteen + 20 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × five =