Anak Buruh Petani Karet Jadi Peserta Yudisium Terbaik di FEB Darmajaya

Anak Buruh Petani Karet Jadi Peserta Yudisium Terbaik di FEB Darmajaya

<
>

BANDAR LAMPUNG — Semangat belajar yang kuat membawa Julisa Mustika menjadi salah satu peserta yudisium terbaik di Fakultas Bisnis dan Ekonomi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang dilaksanakan di Aula Rektorat IIB Darmajaya, Rabu (31/10/2018).

Mahasiswa jurusan Manajemen ini berhasil lulus menyandang predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,77. Gadis asal Tanjungenim, Sumatera Selatan, ini lahir dari keluarga sederhana, ayahnya bekerja sebagai buruh petani karet dan ibunya hanya ibu rumah tangga (IRT).

“Alhamdulillah, saya bersyukur menjadi salah satu calon wisudawan terbaik di IIB Darmajaya. Selama kuliah di IIB Darmajaya, saya berusaha untuk belajar sungguh-sungguh. Hal itu saya lakukan karena keinginan yang kuat untuk membanggakan dan membahagiakan kedua orangtua,” ujar dara kelahiran 5 Juli 1996 ini.
Anak kedua dari tiga bersuadara ini memiliki cita-cita untuk mengembangkan karir di perusahaan BUMN dan melanjutkan pendidikan ke program pascasarjana Magister Manajemen di IIB Darmajaya.

Selain Julisa Mustika, peserta yudisium terbaik dari Fakultas Bisnis dan Ekonomi IIB Darmajaya adalah Hadi Paleza dari Magister Manajemen dengan IPK 3,85, Nurjanah dari S1 Akuntansi dengan IPK 3,73, dan Vicky Fajar Adeputra dari DIII Akuntansi dengan IPK 3,91. IIB Darmajaya akan mewisuda 367 lulusan dari Fakultas Ilmu Komputer serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada 8 November mendatang.

Mendampingi Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset, Dr. RZ. Abdul Aziz, S.T., M.T., mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium Fakultas Bisnis dan Ekonomi atas pencapaiannya yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan baik tingkat Diploma, Sarjana, dan Magister di kampus biru ini.

Ia berharap, para lulusan IIB Darmajaya nantinya mampu menjaga nama baik almamater sebagai insan intelektual, dan cendikiawan yang berguna di tengah masyarakat.
“Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Tapi, tonggak awal perjalanan bagi kiprah para lulusan perguruan tinggi untuk memulai hidup baru dan berkarya di tengah masyarakat,” kata dia.

Dr. Abdul Aziz mengingatkan pepatah yang mengatakan, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. Ia berpesan agar para lulusan IIB Darmajaya tidak berhenti belajar. “Jangan pernah berhenti belajar, belajarlah seumur hidup. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat,” kata doctor lulusan dari Jepang itu. (**)