Inkubitek Darmajaya – Kementerian Koperasi dan UKM RI Gelar Inkubator Wirausaha

Inkubitek Darmajaya – Kementerian Koperasi dan UKM RI Gelar Inkubator Wirausaha

<
>

Bandar Lampung – Inkubator Bisnis dan Teknologi (inkubitek) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mendapat dukungan dari Kemeterian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (RI) untuk menggelar Inkubator Wirausaha. Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor IIB Darmajaya, Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., MSc di Hotel Asoka Luxury Lampung, Jumat (02/11/2018).
Inkubator Wirausaha diikuti 15 usaha dari mahasiswa IIB Darmajaya, dan 17 usaha dari mahasiswa Universitas Lampung. Menghadirkan Kepala Bidang Pengembangan Peran Organisasi Kemasyarakatan, Kemeterian Koperasi dan UKM RI, Mas Ayu Nilawati, SH, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Satria Alam, SE., MSi.

Selama 3 hari (2-4 November 2018), 32 startup mahasiswa ini akan diinkubasi dan mendapatkan materi seputar kewirausahaan serta ada sesi konsultasi bisnis. Di hari pertama, Bimbingan Teknis ini menghadirkan narasumber Wakil Rektor II Institusi Manajemen Koperasi Indonesia, H. Dandan Irawan, SE., MSc dengan materi perencanaan usaha.
Rektor IIB Darmajaya, Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., MSc mengatakan, Kampus Darmajaya memiliki Inkubitek sejak 2008. Inkubitek sebagai wadah untuk melahirkan entreprenur muda dan mengembangkan bisnis mahasiswa.

Belum lama ini, Darmajaya sukses menggelar Darmajaya Startup Competition (DSC) 2018 yang berhasil memunculkan 4 startup atau usaha baru yang digawangi oleh mahasiswa IIB Darmajaya.
Firmansyah berharap, kolaborasi antara IIB Darmajaya dan Kemeterian Koperasi dan UKM RI dalam kegiatan Inkubator Wirausaha ini dapat semakin menghidupkan jiwa entrepreneur dikalangan anak muda khususnya mahasiswa.

“Darmajaya ingin merubah paradigma mahasiswa untuk mandiri dari mencari kerja menjadi menciptakan lapangan kerja. Mudah-mudahani peluncuran program Inkubator Wirausaha ini dapat berdampak dan bermanfaat dalam berkontribusi bagi pertumbuhan dan pengembangan ekonomi daerah dan nasional,” harapnya.(*)