Dua Dosen IIB Darmajaya Berikan Pelatihan Keluarga Multi Penghasilan

Dua Dosen IIB Darmajaya Berikan Pelatihan Keluarga Multi Penghasilan

2 3
<
>

BANDARLAMPUNG – Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pelatihan Keluarga Multi Penghasilan (KMP) yang digelar Human Initiative (HI) di Keteguhan, Telukbetung Timur 7-8 Januari 2020.

Kedua dosen tersebut Niken Paramitasari, S.E., M.M. dan Toni Nurhadianto, S.E., M.Sc. memberikan pelatihan Business Model Canvas (BMC) dan penyusunan laporan keuangan. Sebanyak 20 keluarga mengikuti pelatihan yang berlangsung di Kantor Kelurahan tersebut. Niken –biasa dia disapa – mengatakan pelatihan yang diberikan merupakan program HI kepada KMP di Keteguhan.

“Kami berdua diminta untuk memberikan pelatihan kepada UKM yang telah diberikan bantuan modal usaha. Sebelumnya usaha dari KMP ini juga telah dilakukan seleksi hingga menjadi 20 keluarga dengan usaha kuliner, retail, dan jasa,” ucapnya.

Menurutnya, setelah diberikan pelatihan diharapkan KMP dapat menjalankannya. “HI juga terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada penerima bantuan modal usaha tersebut,” tuturnya.

Wakil Rektor I IIB Darmajaya, Dr. RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., mengatakan kompetensi dosen IIB Darmajaya tidak perlu disangsikan karena memiliki spesialisasi dalam bidangnya masing-masing. “Terutama dalam entrepreneur dan technopreneur,” ungkapnya.

Doktor lulusan Jepang ini juga berharap banyak dosen yang memberikan sumbang sarannya dalam pembangunan ekonomi masyarakat. “Dosen tugasnya selain melakukan pengajaran dalam kelas kepada mahasiswa juga dapat memberikan sharing ilmu dalam kepakarannya kepada stakeholder terutama masyarakat,” ujarnya.

Wakil Rektor ini menambahkan IIB Darmajaya memiliki pengajar lulusan luar dan dalam negeri. “Kampus juga berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi dari setiap pengajar dengan memberikan kesempatan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini bertujuan dalam menciptakan lulusan Darmajaya yang tidak hanya cerdas akademik tetapi juga memiliki kemampuan softskill yang mumpuni dalam Era Revolusi Industri 4.0,” tandasnya. (**)

one × 5 =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × three =