Dosen IIB Darmajaya Raih Penghargaan ICIC 2017

Dosen IIB Darmajaya Raih Penghargaan ICIC 2017

<
>

BANDAR LAMPUNG — Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Muhammad Said Hasibuan yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Universitas Gadjah Mada (UGM) berasil meraih penghargaan International Conference on Informatics and Computing (ICIC) 2017. Penghargaan itu diberikan di Hotel Aston, Papua, Indonesia, 3 November 2017 lalu.

Said Hasibuan dibawah dosen pembimbing Lukito Edi Nugroho dan Paulus Insaf Santoso, meraih penghargaan untuk paper dengan judul Learning Style Model Detektion Based and Prior Konowledge in E-Learning System.

“Ada sekitar 160 paper yang dipersentasikan dalam ICIC 2017 itu, tapi yang menerima penghargaan kurang dari 60, salah satunya paper yang saya buat di bawah dosen pembimbing pak Lukito dan pak Paulus,” kata Said Hasibuan, saat dihubungi melalui ponselnya di Bandung.

Dia juga menjelaskan papernya menjabarkan model gaya belajar yang ada saat ini. Di mana, kata dia, deteksi berdasarkan pengetahuan dan dapat dibagi menjadi dua pendekatan. Yaitu, pendekatan berbasis data dan berbasis literatur. Kemudian, pendekatan diperoleh dengan mengumpulkan data dari faktor eksternal dari peserta didik. Faktor eksternal sangat dipengaruhi oleh perilaku

“Penelitian ini mengusulkan sebuah metode untuk menghidupkan kembali pengetahuan pada taksonomi Bloom. Kami mengklaim metode ini lebih objektif. Di mana, ini merupakan cara peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mudah,” kata dia.

Said juga menjelaskan penelitian ini telah berhasil mengusulkan sebuah model untuk menghidupkan kembali pengetahuan sebelumnya menggunakan penilaian peserta didik. “Dari pengujian model ini data yang diperoleh menunjukkan bahwa kapan dilakukan menggunakan LSI dibandingkan dengan brainstorming. KWLChart, metode peta kognitif dan asessment. Karena LSI mampu memberikan pengetahuan yang cepat, tepat, dan kepada peserta didik,” kata dia.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya Ir. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc mengatakan sangat bangga dengan prestasi akademisi dari kampusnya yang bisa meraih prestasi di tingkat nasional. “Kami memang berupaya mendorong para dosen di IIB Darmajaya untuk terus meningkatkan kompetensi dan melahirkan doktor-doktor handal demi kemajuan dunia pendidikan, khususnya di Lampung,” kata Firmansyah.

Ketua Aptisi Wilayah II-B Lampung itu juga meminta kepada semua dosen agar lebih meningkatkan kompetensi melalui Program Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. “Apalagi, kami akan menuju menjadi universitas, tentu juga harus menyiapkan tenaga pendidik yang handal, baik, dan memiliki kompetensi di bidangnya dan melahirkan banyak doktor,” kata dia. (**)

Apakah berita ini menarik?